Testimoni Seorang Maling
Seru banget, kemaren saya baru aja nonton acara talk show pada salah satu TV swasta kita yang berhasil mewawancari 2 orang maling. Gila ngga tu…
Enggak kepikiran , gemana caranya tu TV Swasta bisa berhasil membujuk para maling untuk mengungkapkan profesinya sehingga mau di undang dalam acara tersebut, untuk mengungkapkan berbagai tips dan rahasia dalam melakukan operasinya.
Bagi yang gak sempet nonton, berikut ini saya coba rangkum, karena jarang jarang loh dapet ilmunya para maling yang mau share pengalamannya J
Sebuah komplotan profesional biasanya terdiri dari eksekutor, pengintai, dan penggambar.
Eksekutor adalah orang yang melakukan eksekusi penjarahan, biasanya minimal terdiri dari 2 orang.
Pengintai adalah orang yang berada di luar lokasi target, si orang ini, akan memantau sebelum dan selama operasi dilakukan . Dia yang memberikan informasi kepada eksekutor keadaan diluar selama operasi tengah dilakukan.
Seorang penggambar bisa juga disebut designer, dia membuat sketsa keadaan disekitar lokasi target, mulia dari posisi portal, jalan menuju lokasi, hingga denah target. Munurut saya, kunci keberhasilan dalam sebuah operasi perampokan sangat tergantung oleh kecanggihan si penggambar. Berdasarkan hasil gambar dan analisa dialah tingkat keberhasilan operasi dicapai.
Suatu pemantauan biasanya dilakukan minimal 5 hari. Dalam pengintaian ada beberapa cek list yang harus di perhatikan, seperti sebagai berikut
· Cek keadan saluran air pada selokan rumah target, bila kering, dapat dipastikan rumah tidak ada penguhuni
· Lihat lampunya, kalau gak pernah dimatikan berarti juga tidak berpenghuni
· Maling sangat enggan menjarah rumah yang ada Anjingnya.
· CCTV juga salah satu yang membuat maling males untuk eksekusi rumah yang ada CCTV nya
· Apalagi rumah yang ada Satpamya, Maling alergi rumah yang ada Satpamnya
Dalam menjalankan aksinya, kebanyakan maling memilih kurun waktu antara jam 1 dini hari hingga sebelum subuh, sedangkan durasi waktu penjarahan tidak lebih dari satu jam.
Perlu dicatat, ada dua masa musim panen dalam setahun bagi perampok, yaitu Lebaran dan Tahun Baru.
Jadi berhati hatilah pada 2 musim tersebut.
Sebenarnya masih banyak hal yang tidak diungkapkan oleh si Maling dalam acara Talk Show tersebut, beberapa pertanyaan seperti bagaimana teknik memasuki rumah, atau berapa pendapatan dari hasil sekali rampok, tidak berhasil dikorek dari mereka.
Namun bagaimanpun juga, dari ceklist Maling diatas, kita dapat melakukan analisa tersendiri untuk mengantisipasinya.. betul ngga ? :-)
-
Posted by ari on September 17th, 2009 filed in umum |
May 19th, 2010 at 8:48 pm
DrWatson-284…
????? ???? ?? ??????????? ??????? http://xenn.ru/, ????? ????????? ? ??????????? ??? ???????…